Prodi Farmasi S2 UAD gelar Webinar Kefarmasian Pengembangan Obat Bahan Alam melalui Docking Molekuler

Selasa, 11 Juli 2023 telah diselenggarakan Webinar Kefarmasian Pengembangan Obat Bahan Alam melalui Docking Molekuler oleh Prodi Farmasi S2 Fakultas Farmasi UAD bekerjasama dengan STIFAR Riau. Kegiatan ini ditujukan untuk mahasiswa Farmasi UAD maupun STIFAR Riau serta sejawat Apoteker dan Farmasis. Apt.Enda Mora, M.Farm selaku Ketua STIFAR Riau sangat apresiasi akan terlaksananya kolaborasi webinar farmasi ini. Apt.Enda Mora menyampaikan bahwa keilmuan Docking Molekuler menjadi tantangan baru terkait penemuan obat baik obat sintetik ataupun herbal bahan alam.
Dr.apt.Iis Wahyuningsih, M.Si Dekan Fakultas Farmasi UAD, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi untuk seluruh tim baik STIFAR Riau dan Prodi Farmasi S2 atas webinar ini. Kegiatan kolaboratif ini diharapkan menambah implementasi kerjasama antar institusi baik nasional maupun internasional dan menjadi media pembelajaran untuk mahasiswa S2 maupun S3 farmasi UAD serta STIFAR Riau. Dr.apt.Iis Wahyuningsih menyampaikan bahwa perkembangan farmasi khususnya di era digital ini cukup pesat sehingga literasi teknologi sangat dibutuhkan salah satunya docking molekuler. Keilmuan ini dibutuhkan dalam penemuan obat-obat baru. Memgingat kondisi kesehatan yang sangat dinamis dengan adanya penyakit penyakit baru seperti COVID-19 menjadi tantangan bagi farmasis ke depan. Diharapkan melalui webinar ini dapat menguatakan Prodi S2 Farmasi UAD baik kapasitas dosen maupun mahasiswa serta meningkatkan jejaring kemitraan dengan institusi lain.

Kegiatan webinar ini mengundang Dr.apt.Dwi Utami, M.Si dari Fakultas Farmasi UAD bersama Dr. Neni Firmayanti, M.Si dari STIFAR Riau. Dr.apt.Dwi Utami, M.Si memaparkan peluang pengembangan bahan alam berdasarkan kajian struktur kimia. Hal ini menjadi peluang untuk dijadikan produk farmasi yang ke depan dapat dikomersialisasikan. Dr.apt.Dwi Utami menyebutkan beberapa contoh produk pengembangan tanaman herbal seperti kayu bajakah sebagai antidiabetes, tanaman rosella sebagai anti kanker dan lainnya. Dr.apt.Seftika Sari, MPH selaku Moderator dari STIFAR Riau menambahkan bahwa pengembangan produk farmasi berbasis bahan alam menjadi peluang besar mengingat besarnya potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia.

Materi kedua dipaparkan oleh Dr.Neni Firmayanti, M.Sc (dosen STIFAR Riau) terkait penggunaan aplikasi molekuler Docking untuk mendesain obat baru. Dr.Neni menyampaikan bahwa melalui docking molekuler ini sangat bermanfaat dan efisien waktu, karena mampu memprediksi aktivitas senyawa atau obat baru dalam waktu yang singkat. Nur Aini Fadhilah, S.Farm moderator dalam sesi ke-dua ini menguatkan dengan adanya keilmuan docking menjadi media penemuan obat baru. Keilmuan ini sangat relevan dengan pendidikan yang sedang ia tempuh di Prodi Farmasi S2 UAD.

Kegiatan yang diikuti sejumlah kurang lebih 172 peserta ini diakhiri dengan sesi pengenalan masing masing institusi baik Prodi S2 Farmasi dan S3 Farmasi UAD dan STIFAR Riau. Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan terutama dalam sharing kefarmasian, tambah Dr.apt.Saiful Bachri, M.Si kaprodi S2 Farmasi UAD.

Putri Zukhruf
Farmasi UAD